3 Fungsi Apostrophe (koma atas) dalam Bahasa Inggris

Bagikan ke teman:

fungsi apostrophe

Apostrophe adalah salah satu bentuk Punctuation atau tanda baca berupa koma atas atau biasa ditulis dengan simbol . Berbeda dengan bahasa Indonesia, apostrophe banyak dipergunakan dalam bahasa Inggris terutama pada percakapan sehari-hari maupun penulisan secara informal. Bahkan terkadang kita jadi gagal paham gara-gara ketika sedang have a conversation dengan native speaker yang suka menggunakan kata-kata yang singkat. Nah oleh karena itu, jika kamu ingin benar-benar menjadi orang yang pandai dalam berbahasa Inggris, maka punctuation yang satu ini harus benar-benar kamu kuasai.

Ada beberapa fungsi dari apostrophe yang harus kamu ketahui. Namun tujuan atau fungsi utama dariĀ  apostrophe adalah untuk menyingkat kata sehingga menjadi lebih pendek dan menjadi lebih mudah untuk diucapkan. Berikut adalah 3 fungsi apostrophe dalam bahasa Inggris beserta dengan contohnya:

Fungsi Apostrophe

  1. Sebagai bentuk kepemilikan dari kata benda (noun)
    Kata benda bisa berupa nama orang, tempat, sesuatu atau ide gagasan. Ketika kita ingin menunjukkan bahwa kata benda tersebut memiliki sesuatu, maka kita bisa menggunakan tanda baca apostrophe.
    Aturan penulisan tanda baca apostrophe untuk menunjukkan kepemilikan pada sebuah kata benda:

    • Jika huruf terakhir dari kata benda tunggal, maka kita harus menggunakan format: ‘+S.
      Contoh:
      – This is John’s cat (kuncingnya John)
      – I can’t find my son’s toys (mainan anak saya)
    • Jika huruf terakhir dari kata benda adalah huruf “S” yang menandakan jamak, maka kita cukup menambahkan tanda saja.
      Contoh:
      – Don’t go into the teachers’ room (ruangannya para guru)
      – I check my student’s book (bukunya para murid)
  2. Untuk menghilangkan huruf atau angka
    Kita bisa menyusutkan atau memendekkan dua kata dengan apostrophe. Ketika kita menggabungkan dua kata dan menghilangkan salah satu atau lebih hurufnya, maka kita dapat meletakkan tanda apostrophe di tempat huruf tersebut dihilangkan.
    Contoh:
    – Do not = don’t
    – Should not = shouldn’t
    – Who is = who’s
    – o’clock = of the clock
    Kita juga bisa menyingkat angka tertentu yang biasanya sudah bisa dipahami secara umum.
    Contoh: My parent were born in ’50 (1950)
  3. Membentuk kata jamak (plural) yang asing/ganjil
    Untuk menghindari kesalahpahaman, maka menunjukkan sebuah huruf yang berstatus jamak (plural), maka kita harus menggunakan apostrophe.
    Contoh:
    – You have to dot all of your i’s. (kamu harus memberi titik semua huruf i-mu).

Sekarang sudah paham bukan apa fungsi dari tanda baca apostrophe (‘)? Semoga penjelasan singkat di atas bisa menambah pengetahuan kamu dalam mempelajari bahasa Inggris. Tetap semangat dan jangan lupa like and comment below. Thank you.

Rahmat Raharjo

About Rahmat Raharjo

Pernah nyambi menjadi tutor bahasa Inggris di beberapa bimbel di Jogja semasa kuliah di UIN & UII Jojga. Namun harus undur diri dari dunia mengajar karena harus fokus menjadi Abdi Negara sebagai Hakim Pengadilan Agama. Melalui blog sederhana ini, semoga ilmu yang tidak seberapa ini bisa bermanfaat.
Tagged , , . Bookmark the permalink.