Perbedaan Penggunaan the a an dalam Bahasa Inggris

A. Pengantar Perbedaan Penggunaan the a an

Kadang kita dibingungkan kapan kita harus menggunakan kata the, a dan an pada sebuah kata benda (noun). The, a dan an sendiri termasuk golongan determiner yang berfungsi untuk menentukan identitas sebuah benda apakah benda tersebut umum atau khusus. Umum dalam artian berlaku untuk semua benda, atau khusus yang berarti hanya benda tertentu saja yang dimaksud oleh pembicara. Determiner jenis ini juga sering keluar dalam ujian-ujian yang bertaraf internasional sekalipun seperti TOIEC atau TOEFL. Jadi jika kamu ada rencana mengikuti salah satu test tersebut, pastikan sudah menguasai materi ini dengan baik.

B. Perbedaan Penggunaan the a an.

Seperti yang telah disinggung di atas, bahwa fungsi the, a dan an adalah untuk memberikan identitas atau menerangkan sebuah kata benda menjadi umum atau spesifik. Jika dilihat dari umum dan spesifiknya, maka The termasuk determiner yang berfungsi untuk menjadikan sebuah kata benda yang umum menjadi spesifik. Dalam bahasa Indonesia, kata the kadang diartikan dengan kata “tersebut” atau juga ada yang mengartikan dengan kata “itu” walaupun lebih cocoknya adalah dengan menggunakan that atau those. The book is on me now (buku tersebut ada pada saya).

Sedangkan a dan an menjelaskan suatu benda yang umum yang dalam bahasa Indonesia sering diartikan dengan kata “sebuah, seekor” dan kata yang sepadan dengan sebuah dan seekor sesuai dengan kata bendanya. Untuk lebih lanjutnya, mari kita pelajari masing-masing fungsi dari the, a dan an satu persatu:

fungsi the, a dan an dalam bahasa inggris

Fungsi The.

  1. Untuk merujuk kata benda yang telah disebutkan sebelumnya.
    Contoh:
    I saw a car and a motorcylce crashed in an accident. The motorcycle‘s rider was death due to his broken head.
    (Aku melihat kecelakaan antara mobil dan sepeda motor. Pengendara sepeda motornya tewas karena kepalanya pecah).
  2. Ketika pembicara dan pendengar sudah sama-sama tahu benda yang dimaksud, meskipun sebelumnya belum disebutkan.
    Contoh:
    where is the bathroom? it’s on the second floor.
    (kamar mandinya di sebelah mana? Ada di lantai dua). Tanpa menjelaskan lantai dua dari rumah yang mana penanya akan tahu bahwa yang dimaksud adalah lantai dua dari rumah ini.
  3. Sebelum Superlative dan Ordinal numbers.
    Contoh:
    The highest tree in the world is cimplukan; you are the first and the last one for me.
  4. Untuk menunjukkan kelompok tertentu, seperti suku, bani, kebangsaan etc.
    Contoh:
    The Sundanese; the Japanese; the Arabian.
  5. Nama-nama tempat yang sudah diketahui oleh orang banyak pada umumnya.
    Contoh:
    I have ever gone to the rinjani mountain.

Fungsi a dan an.

Ketika kita sedang berbicara tentang sesuatu yang umum dan orang yang mendengarkan tidak tahu sesuatu yang mana yang dimaksud, maka kita tidak boleh menggunakan “the”. Lalu sebagai gantinya kita bisa menggunakan tiga struktur grammar berikut ini:

  1. Uncount noun (kata benda yang tidak bisa dihitung)
    Contoh:
    Sugar is sweet (Gula itu manis).
    Sugar atau gula termasuk kata benda yang tidak bisa dihitung jadi tidak perlu menggunakan determiner “the” karena yang dimaksud gula di sini adalah semua gula (umum).
  2. Plural noun without determiner (kata benda jamak tanpa determiner)
    Contoh:
    Men are stronger than women (Laki-laki itu lebih kuat daripada perempuan).
    Laki-laki adalah bentuk jamak dari man. Jadi kita tidak perlu menggunakan determiner the karena yang dimaksud laki-laki di sini adalah semua laki-laki (umum).
  3. Singular noun with indefinite article (kata benda tunggal dengan artikel a atau an).
    Contoh:
    A man walking in front of me suddenly slip (Seseorang yang sedang berjalan di depanku tiba-tiba terpeleset).
    Karena seseorang yang terpeleset tidak dikenal baik oleh pembicara maupun pendengarnya, maka harus menggunakan artikel “a”.
    Note:
    artikel “an” digunakan untuk kata benda yang diawali huruf vokal (a, i, u, e, o) seperti apple, ant dsb atau lebih tepatnya adalah vowel sound, yaitu kata yang jika diucapkan terdengar seperti huruf vocal, seperti hour (dibaca: auwer) sehingga tetap harus menggunakan an. Contoh: I have been waiting you for an hour.
    artikel “a” digunakan untuk kata benda yang diawali huruf konsonan (selain a, i, u, e, o) seperti book, chair dsb.

Demikianlah penjelasan singkat tentang Perbedaan Penggunaan the a an dalam Bahasa Inggris. Semoga bermanfaat. Jika kamu menyukai artikel ini, mohon berikan like, twit atau komentarnya di bawah ini. Terima kasih. 🙂

Jangan lupa share ya...
Tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Komentar

3 Comments on "Perbedaan Penggunaan the a an dalam Bahasa Inggris"

Notify of
avatar
Sort by:   newest | oldest
Subhan Aziz

sedikit koreksi untuk penggunaan ”an”. Saya kira ”an” bukan digunakan pada kata benda yang diawali huruf vokal, tapi digunakan pada kata benda dengan vowel sound. Seperti an hour.

Auditarahman Marlindo

sedikit koreksi untuk contoh “fungsi the” no 5, menurut saya kurang tepat kalimat ” I have ever GONE to the rinjani mountain” karena kata Gone disini artinya pergi (meninggal), bukannya yg tepat menggunakan kata BEEN? jadi “I have ever BEEN to the rinjani mountain”, hehe maaf klo keliru.. 😉

Gufron Herlambang

Sangat membantu! Terima kasih 😉

wpDiscuz